Postingan

Tentang Berhikmah

Gambar
Pagi menjelang dan saat ini sudah pukul 2.26 wib, Dammar sudah tertidur pulas, begitu pula ayahnya yang sudah mengeluarkan suara ngorok. Diluar hujan dan dinginnya terasa hingga menembus kulit. Begadang kali ini dengan tujuan menyelesaikan cerpen untuk buku antologi bersama teman - teman RBAN. kalau diingat - ingat tahun ini rekor terbanyak menulis buku cerita anak namun belum ada yang berhasil untuk diterbitkan. kadang untuk berhasil kita harus berulang kali merasakan gagal. Ternyata kegagalan itu dialami sebagai penguat apakah keinginanmu benar benar kuat atau hanya sekedar keinginan yang semu. bagaimana ingin menjadi seorang penulis buku jika menulis saja jarang - jarang, tidak melatih kemampuan, tidak menambah keilmuan. Ya malam ini aku menemukan sebuah hikmah dibalik makna tentang keinginan. Imam Ali Bin Abi Thalib berkata “Saat doaku dikabulkan aku bersyukur karena itulah keinginanku, saat doaku tidak dikabulkan aku lebih bersyukur karena itulah keinginan Allah”. sebagai manusi...

Masa Putih Abu-Abu

      Untuk kali pertama dalam hidupku aku tidak mengikuti jenjang sekolah abangku, sebelumnya SD sampai SMP aku mengikuti dimana abangku bersekolah, disana pula aku bersekolah. Saat menjelang kelulusan SMP, Kakak sepupuku tinggal dirumah, namanya Kak Tety, Kak Tety ini adalah alumni dari SMA ku. Singkat cerita, mengapa akhirnya aku memetuskan bersekolah di SMA 7 Medan. Yang pertama adalah karena ada ekskul Cheers, ya aku ingin sekali menjadi pemandu sorak seperti FTV dengan kisah anak SMA pemain basket dan anak cheers yang terkenal. Masuk ekskul Cheers adalah salah satu diantara 50 mimpi masa remajaku. Kemudian yang paling membuatku memilih sekolah disana adalah karena angkutan umum menuju sekolah  hanya 1 kali naik angkot, sedangkan beberapa pilihan SMA dekat dari rumah malah harus nyambung angkot. Dan itu sangat tidak aku sukai selama aku dijenjang Sekolah Menengah Pertama. Jelas saja kala mendaftar aku dag dig dug, saat itu masuk sekolah masih sistem rayon, ...

Teguran yang Sangat Lembut

Gambar
  Allah Menegurku Secara Sangat Lembut Sekitar bulan Mei 2023 , aku mendapati Dammar sering berkedip saat melihat tv. Durasi nonton dikurangi dengan penuh drama, hingga akhirnya sakit gigi datang dan pipinya membengkak, matanya juga semakin sering berkedip. Kecurigaan semakin memuncak dan setelah giginya mendapat perawatan, kami membawa Dammar ke Dokter Mata. Diperiksalah, ternyata menurut mesin pemeriksaan mata Dammar silindris. Meski sudah menduga tapi tetap saja kaget dan seolah tak percaya. Sedih, kecewa dan semua rasa bercampur aduk ditambah drama tetes mata yang harus dilakukan 3 dan 4 jam sekali menjadi persengitan antara ayahnya dan Dammar. Aku tau dibalik sikap santai ayahnya, didalam dirinya juga sama dengan ku. Pemikiranku menerawang andai aku tak membiarkannya menonton tv terlalu lama, andai aku tak menjadikan tv sebagai penyelamat saat ada jadwal kelas online, andai indihome tidak di pasang, andai aku bisa memfokuskan waktu bersama Dammar untuk berkegiatan lebih banyak...

Nostalgia Diri

     Aku adalah seorang perempuan biasa yang lahir , tumbuh dan besar di kota Medan. Kota yang menyajikan banyak kuliner, terdiri dari banyak etnis dan kota berjuta kenangan bagiku. Masa kecilku samar terlintas bayangan seorang anak kecil yang disuruh tidur siang, malah bermain di tempat pembuangan sampah dan akhirnya lututnya terkena kaca dan mendapat 7 jahitan. lagi - lagi karena tidak mendengarkan perintah mamakku yang pada saat itu sangat cerewet bagiku. Kala itu rumah kami sedang direnovasi, banyak tumpukan kayu namun aku asik bermain disana. Sendalku bahkan kakiku tertusuk paku yang sudah berkarat. Masa kecilku seperti anak kebanyakan, main masak - masakan dari mulai masak pasir, masak sisa sayur, masak daun - daunan, bunga, hingga pakai masak dengan api dari lilin.       Pernah suatu magrib, dimasa kecilku aku mengganggu nenekku yang sedang solat dan langsung mamakku memegang cabe mengejarku. Berkali - kali aku kena repetan mamakku karena ulahku...

Refleksi 5 Tahun Menjadi Ibu

 Sudah lama sekali tidak menungkan isi kepala dalam bentuk tulisan. hari ini mau mengikuti virtual Recruitmen Blog M, butuh waktu lam untuk mengingat apa nama url blog dan bahkan menemukan beberapa blog yang dibuat dengan hanya 1 postingan. ya sangat tidak produktif. Padahal mengenal saat masa kuliah rajin sekali menulis blog hingga tiba saat tangan gatel untuk memencet hapus akun. Dan sekarang tidak ada kata terlambat, saat nya kembali memulai kembali dan berharap jejal tulisan ini akan bermanfaat.  sesuai judul, dibulan ini tepat Dammar berusia 5 tahun, mencoba sejenak merefleksikan diri sebagai seorang ibu. ya ada 2 hal yang sangat berbeda beberapa tahun terakhir ini. tentang Dammar yang sangat berkembang khususnya dari segi bahasa dan pemikiran, yang kedua adalah ibunya yang kian hari semakin tidak sabaran dan semakin mudah marah. sehingga antara Ibu dan Dammar sering terjadi beda pendapat.  Kalau kata bu Risman dalam pematrannya di webinar yang saya ikuti orang dewas...

Bangga Berkarir Menjadi Ibu Rumah Tangga

Gambar
  Menjadi seorang Ibu Rumah Tangga adalah hal yang saya dambakan jauh sebelum menikah. Namun saat menjalani peran seorang ibu rumah tangga saya merasa   banyak hal yang menyesakkan. Tak jarang saya merasa iri dengan kehidupan orang lain, saya mulai tidak percaya diri ketika mendengar kata – kata   “kok ngak kerja? Sayang ya ijazahnya”, saya mulai menangis saat anak saya menangis, saya mulai kesal saat suami saya berkata “kok berserakan kali rumah, ngapain aja sih!”, saya mulai marah saat orang membandingkan anak saya dengan anak lain. Saya mulai tidak percaya diri dengan peran saya sebagai seorang ibu rumah tangga.   Ya itu nyata saya alami saat 1 tahun pertama menjadi seorang ibu. Perlahan saya mulai menyadari dan menerima diri   yang sedang menjalankan amanah yang sangat mulia, yakni menjadi seorang istri sekaligus seorang ibu. Betapa dalam sehari saya memiliki kesempatan menuai amal kebaikan yang sangat banyak, hanya dengan syarat ikhlas dan bahagia dal...